Dongeng hari tiga belas dengan judul menggembala Si Kembang. Cerita berawal dengan suasana desa Bo yang asri. Tanah subuh untuk ladang pertanian. Padang rumput menghijau di sepanjang sungai irigasi yang bermanfaat untuk mengairi sawah. Padi menghijau berundak-undak merupakan pemandangan yang sangat indah.
Bo sedang ikut ayahnya untuk membawa si Kembang ke padang rumput dekat sungai. Si Kembang adalah sapi betina milik bude Sumi yang dipelihari keluarga Bo. Ketika akan mencari rumput di pematang sawah, ayah meminta Bo untuk mengawasi si Kembang. Bo sangat semangat sekali mengawasi dari kejauhan. Hingga ketika Bo melihat sapi itu duduk bermalas-malasan. Bo sangat penasaran, dia mendekat lalu menarik tali pengekang agar si Kembang berdiri dan makan sampai kenyang. Karena merasa diusik, si Kembang mengamuk dan menyeruduk Bo sampai terjatuh.
Anak-anak sangat tertarik dengan lagu anak gembala yang dinyanyikan Bo saat berangkat menggembala si Kembang. Kamipun bernyayi bersama, sampai si bungsu mengubah lirihnya menjadi lucu dan kami tertawa bersama. Mereka juga penasaran bagaimana rasanya ketika diseruduk sapi.😊
Hal baik dari cerita ini adalah anak-anak belajar untuk menghormati hewan. Mereka punya privasi dan wilayah yang jika kita mengganggunya maka dia akan menjadi hewan yang agresif.
Terima kasih,
Novia Hantriyati_IP Batam
#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#BundaMendongeng
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP4ID2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar