Sabtu, 31 Agustus 2024

Diskusi Kelompok dan Berbagi Tugas (Zona 4 Hari ke-3)



Tantangan hari ke-3 masih tentang diskusi kelompok dan berbagi tugas. Setelah kemarin menentukan 7 topik, hari ini pembagian kelompok. Setiap sobatualang harus memilih satu dari tujuh topik tersebut. Saya memilih topik "Perubahan Anatomi & Fisiologi pada  masa pubertas (khusus anak laki-laki)". Ada tujuh sobatualang yang berisikan :

- Novia _ Batam
- Nurbayani- Tasikmalaya
- Irsa - Sulawesi Tengah 
- Siska - Bandung
- Amel - Asia
- Dhita - Cirebon Raya
- Lilik - Malang Raya

Disela-sela waktu saya mengurus keperluan dan dekorasi untuk acara malam pentas seni nanti malam di perumahan tempat saya tinggal, saya berusaha untuk memantau apakah sudah ada ide atau masukan dari para sobatualang. Karena tidak ada pergerakan, lalu saya memutuskan untuk membuat mini WAG konten sebagai wadah untuk menuangkan ide dan masukan aktivitas yang akan dibikin konten.

Dari enam sobatualang yang ada di mini WAG, hanya mbak Dita dari IP Cirebon Raya yang aktif merespon. Yang lain menginfokan jika masih ada kegiatan lainnya, saya dan mbak Dita berdiskusi tentang aktivitas serta berbagi tugas antara yang mencari materi, yang membuat konten dan announcer (jika diperlukan). Saya memilih sebagai pencari materi saja dan menyampaikan ide untuk aktivitas konten berisi tentang pengertian remaja, istilah pubertas, serta ciri masa pubertas. Ide tersebut juga belum ketok palu, masih bisa diubah. 

Jadi untuk jurnal hari ini, hanya aliran rasa menuju mini WAG konten. Hal yang saya dapat, saya memaklumi kesibukan sobatualang yang slowrespon mungkin karena ada kegiatan yang lebih prioritas lainnya. Namun sebisa mungkin saya berusaha untuk memberikan semangat dan menuangkan ide-ide berharap bisa memberi gambaran kepada sobatualang lainnya yang mungkin masih meraba-raba akan aktivitas konten.

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#PendidikanSeksualitas
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP41D2024
#Kelompok2A

Jumat, 30 Agustus 2024

Hasil Diskusi Kelompok Tentang Topik Pendidikan Seksualitas Pada Anak Usia SD (Zona 5 Hari ke-2)


Hari ini, Jumat 30 Agustus 2024 tantangan di hari ke-2 adalah diskusi kelompok di WAG yang sudah saya pilih tadi malam. Saya masuk ke WAG kelompok 2A. Kelompok yang akan membahas pendidikan seksualitas anak usia 7-12 tahun.  Dalam WAG terdiri dari 45 peserta dengan PJ admin group  yaitu teh Syerra dari IP Cianjur. 

Group dimulai dengan perkenalan dari masing-masing sobatualang dan disepakati diskusi akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Qodarullan hari ini, kegiatan saya masih mengurusi persiapan malam pentas seni yang akan diadakan pada Sabtu malam tanggal 31 Agustus 2024. Disela-sela kesibukan saya menyiapkan hadiah perlombaan, doorprize serta membuat rundown acara, sebisa mungkin saya menyimak serta ikut memberikan ide topik pembahasan disaat diskusi di mulai. 

Banyak sobatualang yang menceritakan pengalamannya tentang pendidikan seksualis yang sudah dilakukan kepada buah hatinya. Dari pengalaman-pengalaman itulah kemudian dikerucutkan menjadi 7 topik yang akan mendasari pembuatan konten dan pengerjaan tantangan hari selanjutnya.

Alhamdulilah tercetuslah 7 topik hasil diskusi dari kelompok 2A adalah :

  1. Pentingnya pendidikan seksualitas pada anak usia di era digital
  2. Mengenalkan batasan serta privasi ketelanjangan (batasan aurat)
  3. Pengenalan anatomi dan fisiologi tubuh serta persiapan masa pubertas untuk anak perempuan.
  4. Pengenalan anatomi dan fisiologi tubuh serta persiapan masa pubertas untuk anak laki-laki.
  5. Pemahaman perilaku penyimpangan seksual.
  6. Pengenalan proses reproduksi beserta kesehatan dan kebersihannya.
  7. Pemahaman konsep hubungan cinta kasih sayang, pengelolaan rasa/emosi, nilai dan etika terkait hubungan, cinta dan  tanggung jawab serta perbedaan gender.
Hal baik yang saya dapatkan pada diskusi hari ini adalah setiap sobatualang saling berkontribusi memberikan masukan, ide dan menceritakan pengalaman. Diskusi berjalan sat set tanpa perlu menunggu. Sobatualang yang baru online juga tidak kalah semangatnya sharing ilmu.

Kerjasama yang baik, menghasilkan tema yang mencakup setiap permasalahan tentang seksualitas pada anak usia SD.

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#PendidikanSeksualitas
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP41D2024
#Kelompok2A

Kamis, 29 Agustus 2024

Pentingnya Pendidikan Seksual untuk Anak (Zona 5 Hari ke-1)

" Mo, Mengapa mas lahir setelah ayah dan mamo menikah?"

Saya jelas kaget dong, tiba-tiba mendapat pertanyaan seperti itu dari si sulung sebelas tahunku. Tepatnya dua minggu yang lalu ketika kami berada di lampu merah saat menjemput si sulung dari kegiatannya. Saya mengkode suami untuk menjawabnya. Namun sepertinya suami masih berpikir keras untuk menjawabnya.

Pertama, saya mencoba bersikap tenang. Walau sebenarnya sudah banyak asumsi yang tidak-tidak didalam kepala ini. Kekhawatiran dia terpapar gambar-gambar yang mengandung materi pornografi, melalui tampilan yang dekat dan akrab dengan dunia anak-anak di berbagai media.

"Memang kenapa, Mas"? mencoba menggali akar pertanyannya.

"Kan, pas kita beres-beres lemari aquarium, mas lihat foto pernikahan mamo sama ayah. Ada tanggal dan tahunnya 15 Maret 2012. Sedangkan ulang tahun mas 06 Januari 2013".

Alhamdulilah...lega rasanya dan lebih rileks. Ternyata realitas internal di dalam pikiran ini tidak terjadi. Langkah kedua yang saya ambil adalah memberikan penjelasan dengan benar. Pertanyaan ini, sudah kami lewati dengan baik untuk si sulung. Lalu apakah sudah selesai???

Tentu tidak. Semakin si sulung mendekati masa baligh, tantangan besar bagi kami sebagai orang tuanya. Sesuatu yang sering dianggap tabu dan saru, sejauh mana yang harus kami bicarakan, kapan waktu yang tepat dan lain-lain. Kelihatannya sepele, tetapi sangat penting untuk mengetahui seputar masa baligh agar si sulung tumbuh menjadi pribadi yang memiliki seksualitas yang sehat, lurus dan benar.

Pertanyaan syok terapi selanjutnya adalah ketika si sulung pulang dari belajar tilawah malam. Tiba-tiba dia senyum-senyum mendekati saya dan bilang. 

"I have a secret and I hope mom to promise not to tell anyone."

"What's that"

Sambil senyum-seyum dia pun menjawab " I think I'm falling in love with she..."

Saya langsung ngakak guling--guling..sambil nyebut "Dus Gusti...anakku sudah mulai tertarik dengan lawan jenis". Saya bersyukur bahwa komunikasi kami terjalin dengan baik dan hangat. Si sulung mau terbuka dengan apa yang dia rasakan. Serta rasa sukanya yang tepat kepada lawan jenis bukan ke sesama jenis. 

Itulah yang menjadi alasan ketika kemarin mengisi form saya menuliskan pendidikan seksualitas anak pra remaja, dan memilih polling no. 2 yaitu pendidikan anak usia 7-12 tahun.

Terima kasih,


Novia Hantriyati_IP Batam

#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#PendidikanSeksualitas
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP41D2024


Rabu, 21 Agustus 2024

Aliran Rasa Melatih Kemandirian Anak (Zona 4)

 


Saya dan suami berharap anak-anak bisa tumbuh dewasa bersama dengan kami. Namun, kami tidak pernah tahu sampai kapan akan membersamai mereka. Sehingga sebagai orang tua, kami harus berusaha mengiapkan anak untuk "siap" dalam kondisi apapun dalam hidup mereka.

Melatih kemandirian di usia remaja bagi anak sulung saya adalah hal yang penting dalam membentuk pribadi yang mandiri, tangguh dan siap menghadapi dunia nyata. Masa ini, Anaka sedang mengalami perubahan besar dalam fisik, mental dan latihan kemandirian. Melatih kemandirian akan membantu Anaka untuk mengembangkan kemampuan dalam mengatasi tantangan dan mengambil keputusan secara mandiri.

Latihan kemandirian pertama yang dilatih Anaka adalah mengatur jadwal harian. Latihan ini mengajarkan Anaka untuk:

  1. Bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan dia sendiri dan membantu memahami konsekuensi dari tindakan dan mempersiapkan hidup di masa depan.
  2. Mengembangkan keterampilan managemen waktu yang efektif. Anaka belajar mengatur waktu dengan baik, memprioritaskan pekerjaan dan menghindari penundaan.
  3. Membangun rasa percaya diri. Ketika Anaka merasa berhasil menyelesaikan tugas, dia merasa bangga dan percaya diri atas kemampuannya sehingga siap menghadapi tantangan dengan optimisme dan keyakinan.
  4. Membantu menghadapi kegagalan dan frustasi dengan lebih baik. Dalam mengatur jadwal harian, mungkin berjalan tidak sesuai rencana, Anaka belajar untuk mengatasi kegagalan, menemukan solusi serta memperbaiki diri.
Latihan kemandirian kedua adalah mengembalikan barang-barang ke tempat semula. Tantangan ini sebenarnya lebih sulit karena Anaka mempunyai kekurangan dalam hal melupakan sesuatu secara cepat. Saya sering kali mengingatkan dengan hanya mengatakan kalimat mantra apa yang kami sepakati.

Latihan kemandirian ini bukan hanya Anaka yang berlatih untuk membentuk jadi pribadi yang lebih baik, namun secara tidak langsung saya juga mulai memperbaiki diri. Latihan ini perlu kesabaran yang banyak, dengan prinsip biar lambat asal mandiri. Konsisten, dilakukan dengan niat yang kuat dan usaha yang maksimal tentu akan berjalan lancar jika dilakukan secara berulang-ulang seiring dengan waktu. Saat Anaka mulai putus asa atau semangatnya mulai kendor, saya perlu memberinya dukungan dan motivasi dengan mengatakan kembali niat dan mimpi yang diharapkan untuk masa depan. Disaat Anaka berhasil mengatur jadwal harian dan meletakkan barang pada tempat semua, sebagai bentuk rasa bangga dan bahagia usahanya, kami memberinya apresiasi dengan membelikannya sepatu baru dan makanan kesukaan. Melatih kemandirian tidak hanya diajarkan, tanpa keteladanan dari kami sebagai orang tuanya. Karena Anaka akan melihat, meniru segala tindak tanduk orang tuanya.  Dan yang terakhir adalah membatasi mengkritik dan menerima hasil dari usahanya. Walaupun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, tetapi ingat bahwa pada dasarnya anak-anak tidak bisa selalu rapi, namun usaha yang meraka lakukan itu yang perlu kita banggakan. 

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Kemandirian Merawat Diri Saat Sakit (Zona 4 hari ke-14)

 

Tantangan 14 hari zona 4
                                               Hari ke-14
                                           Anaka (11 tahun)  


Allahumma rabban nasi, adzhibil ba'sa. Isyi. Antas syafi. La syafiya illa anta syifa'an la yudhadiru saqaman.

Di tantangan hari ke-14 ini, qodarullah Anaka masih belum sehat. Demam disertai diare. Pagi hari saat saya mengecek suhu tubuhya tinggi. Tidak ada kegiatan yang akan dilakukan kecuali sholat dan istirahat. Latihan kemandirian khusus untuk merawat diri saat sakit dengan melakukan banyak minum air putih, makan secukupnya dan minum obat. Anaka mulai membersihkan badan dengan mengelap tubuhnya sendiri, menggosok gigi, mencuci muka serta mengganti pakaian.

Saya tenang namun tetap waspada. Berusaha untuk memantau kondisi Anaka dan membantu mengisi botol air minum dan meletakkan didekat tempat tidur Anaka. Sarapan pagi dengan bubur nasi hanya dihabiskan seperempat dari porsi biasanya. Anaka mengeluh kepalanya masih pusing dan lemas. Saya juga memastikan suhu ruang kamarnya tetap sejuk agar tidurnya nyaman dan tenang untuk memulihkan energi.

Siang hari, Anaka meminta makan makanan yang hangat. Saya membuatkan sup tulang yang ada campuran wortel dan kentang. Anaka juga minta dibuatkan jus mangga. Anaka makan walau hanya setengah porsi. Alhamdulilah, ketika saya mengecek suhu tubuh sudah turun. Sore hari Anaka semakin membaik. Anaka merasa bosan jika tiduran terus. Sehingga dia memilih membaca buku di dalam kamar sambil rebahan. 

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak



Selasa, 20 Agustus 2024

Rapikan Setelah Selesai (Zona 4 hari ke-13)

 

Tantangan 14 hari zona 4
                                               Hari ke-13
                                           Anaka (11 tahun)        

Qodarullah sampai hari ini Anaka masih demam. Ketika saya membangunkan untuk sholat subuh, badan Anaka sangat panas sekali. Lalu saya mengambil termometer untuk mengukur suhu tubuhnya, ternyata ada di angka 40,2 'C. Saya memberinya air hangat, meminta dia melakukan sholat semampunya dan menyuruhnya kembali tidur. Saya mengatakan, hari ini full istirahat  tidak ada kegiatan. Namun tetap melatih kemandirian dengan kata ajaib "rapikan setelah selesai"

Anaka mengeluh kalau kepalanya sakit dan mulutnya pahit. Supaya bisa minum obat, saya membelikannya bubur sumsum untuk sarapan. Anaka menghabiskan 1 cup kecil bubur sumsum, lalu minum air putih dan meminum obat penurun panas. Setelah selesai sarapan dan minum obat, Anaka merapikan kembali meja, meletakkan cup bekas bubur di tempat cucian dan mengisi botol air minum untuk dibawa ke kamar.

Pukul 10.00WIB saya kembali mengecek suhu tubuhnya, masih diangka yang sama. Saya khawatir terjadi step, lalu membawanya ke rumah sakit. Setelah mendaftar dan di cek suhunya, perawat memberinya obat penurun panas yang dimasukkan ke dubur. Tidak lama nama Anaka dipanggil dan dokter anak melakukan pemeriksaan. Dokter menyarankan untuk tes darah, karena sudah dua hari demamnya tinggi. Setelah 45 menit, hasil tes darah diberikan. Dokter menjelaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Mungkin demam akibat alergi kemarin. Lalu dokter menuliskan resep obat penurun panas dan antibiotik. 

Hari ini, latihan kemandirian dilakukan saat Anaka sarapan pagi. Sepanjang hari Anaka istirahat, bangun hanya untuk melakukan sholat, pergi ke kamar mandi dan selalu meminta saya untuk menemani. Saya bersikap tenang dengan menunjukkan perhatian, keterlibatan aktif ketika Anaka memanggil atau membutuhkan sesuatu dan komunikasi yang baik dengan mendengarkan keluhannya atau bertanya apa yang sedang Anaka rasakan dan inginkan. 

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak


Senin, 19 Agustus 2024

Aku Ambil dan Kembalikan Lagi (Zona 4 Hari ke-12)

 



Qodarullah, kemarin malam mata kanan Anaka bengkak. Sepertinya alergi karena sorenya setelah pulang dari kelas mentoring, Anaka makan kepiting saos tiram yang tantenya bawa saat main ke rumah. Padahal Anaka makannya sedikit. Malam harinya suhu badan Anaka juga meningkat. 

Ketika adzan subuh saya membangunkannya untuk sholat, bengkak nya sudah berkurang. Kata Anaka masih terasa pedih dan kulitnya menebal. Suhu badannya juga masih demam. Sehingga hari ini waktunya banyak digunakan untuk istirahat, Anaka izin tidak mengaji pagi. Latihan kemandirian tetap dilatih dengan kalimat sederhana "Aku ambil dan kembalikan lagi". Siang hari, bengkak di matanya sudah menyusut lagi, rasa pedihnya sudah berkurang. Jadwal harian hari ini, Anaka memilih untuk mengerjakan worksheet reading eggspress 1 lembar, bermain lego dan membaca buku. 

Selesai mengerjakan worksheet, dari jauh saya melihat bahwa Anaka mulai merapikan meja, naruh kembali pena ke dalam tempat pensil dan meletakkan lembar dalam map plastik. Kegiatan berlanjut main lego bersama adiknya. Saat selesai merakit lego, Anaka juga segera membereskan legonya dengan cara memasukkan ke dalam wadah dan mengembalikan ke gudang. 

Sore hari suhu badannya masih agak hangat, jadi Anaka izin untuk tidak mengaji sore. Siap membaca al-quran dua lembar, Anaka memilih membaca buku tentang serangga. Ketika mencari buku tersebut di dalam rak buku, Anaka mencarinya dengan teliti dengan mengangkat buku satu-satu. Ketika sudah ketemu buku yang dicari, dia merapikan buku yang sudah dikeluarkan dan menyusun di dalam rak buku.

Feedback saya terhadap respon Anaka adalah hari ini saya tidak mengeluarkan kalimat mantra seperti hari-hari sebelumnya. Saya hanya melihat dari jauh apa yang sedang Anaka lakukan ketika dia selesai mengerjakan kegiatannya. Saya memahami bahwa Anaka memang punya kecenderuangan sering lupa dan tidak rapi. Saya harus membiarkan dia melakukannya. Yang penting, dia mau membereskan semuanya setelah selesai.

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak



Minggu, 18 Agustus 2024

Aku Bisa Menyimpan Barangku (Zona 4 Hari ke-11)

 



Tantangan ke-10 masih latihan kemandirian untuk mengembalikan barang ke tempat semula. Kalimat sederhana yang digunakan adalah " Aku bisa menyimpan barangku". Sejak hari pertama melakukan latihan kemandirian ini, Anaka masih harus diingatkan, belum ada tertanam dalam dirinya untuk menjadikan sebagai kebiasaan atau rutinitasnya. Anaka selalu mengatakan jika dia lupa.

Seperti hari ini, Anaka memulai hari dengan bangun jam 04.30 WIB, lalu mandi, pergi ke masjid untuk sholat subuh dan mengikuti didikan subuh. Setelah Anaka pergi ke masjid, saya mengecek kamarnya, ternyata handuknya masih terletak di atas kasur. Saya hanya menghela nafas saja, dan melanjutkan aktifitas domestik lainnya. Pukul 06.00 WIB Anaka sudah pulang dari masjid. Dia meletakkan tasnya di sofa ruang tamu. Ketika melihat hal itu, saya hanya mengatakan " Mas, coba lihat kamar, apakah sudah dirapikan?". Anaka mengecek kamarnya, dan keluar membawa handuk untuk di jemur. Lalu mengambil tas yang di sofa ruang tamu untuk di simpan di dalam kamarnya. Anaka keluar lagi lalu mengatakan "Kenapa sich, mas masih suka lupa-lupa untuk menyimpan barang-barang"? Dari kalimat yang dia utarakan sepertinya ada keputusasaan dalam dirinya. Saya kemudian mengajaknya sarapan dengan secangkir teh hangat dan roti. Selesai sarapan saya hanya mengatakan "Melatih sesuatu yang tidak terbiasa untuk menjadi kebiasaan itu butuh waktu. Kuncinya terus melatihnya, jangan menyerah. Mamo bantu sebagai alarm saja dengan mengucapkan kalimat mantra." Kemudian kami pergi ke fasum untuk mengikuti acara jalan santai, senam zumba dan meneruskan perlombaan Agustusan. Menjelang dzuhur acara berakhir. Alhamdulilah membawa pulang 3 doorprize yaitu piring kaca, beras dan kompor gas 2 tungku. Setelah sholat dzuhur, makan siang, tidur dan sore harinya mengikuti kelas mentoring dengan kampung dongeng kepri.

Terima kasih,

Novia Hantriyati _IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Sabtu, 17 Agustus 2024

Barangku Berada di Tempat yang Sesuai (Zona 4 hari ke-10)


Tantangan 14 hari zona 4
                                                 Hari ke-10
                                             Anaka (11 tahun)        

Hari ini ada jadwal perlombaan memperingati HUT RI ke-79 yang diadakan di perumahan dimulai dari jam 09.00 WIB. Kebetulan saya menjadi panitia, sehingga sejak pagi sudah menyampaikan kepada Anaka bahwa hari ini kegiatan diluar rumah. Tidak ada kegiatan akademik. Namun tetap melatih kemandiriannya dalam mengembalikan barang-barang pada tempat yang sesuai. Kalimat mantra hari ini adalah " Barangku ada di tempat yang sesuai".

Kegiatan pagi setelah sholat subuh di masjid, Anaka membuat nasi goreng untuk sarapan. Kemudian bermain lego sambil menunggu perlombaan akan di mulai. Sebelum jam 09.00 saya sudah berangkat ke fasum untuk mempersiapkan peralatan lomba. Anaka masih asyik bermain lego sama adiknya. Saya hanya berkata "Ingat mantra hari ini ya mas, barangku ada di tempat yang sesuai". Anaka hanya menjawab "Iya Mamo"

Saat saya kembali ke rumah, untuk mengambil barang yang tertinggal. Saya melihat lego masih berserakan belum di bereskan. Pakaian ganti juga terletak di dalam lantai kamar. Gemes rasanya, ingin berteriak memanggil namanya dengan mic, agar terdengar sampai fasum. Tangan sudah gatal untuk membereskan semuanya, namun saya masih bertahan.

Saat istritahat siang menjelang sholat dzuhur, saya mengajak anak-anak pulang untuk makan siang. Setelah sampai rumah, saya hanya mengatakan "Sepertinya mas lupa dengan mantra hari ini." Anaka hanya senyam senyum dan bilang maaf karena tidak membereskan mainan dan meletakkan pakaian ke tempat yang sesuai. Karena dia ingin segera pergi ke fasum, khawatir jika tidak bisa mengikuti lomba. Kemudian membereskan semuanya. Kegiatan kami pun berlanjut mengikuti perlombaan sampai menjelang sholat magrib. 

MERDEKA...MERDEKA..MERDEKA..😊

Terima kasih,

Novia Hantriyati _IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak



Jumat, 16 Agustus 2024

Kembalikan Aku ke Tempat Asalku (Zona 4 Hari ke-9)

 


Ketika bangun subuh, saya sampaikan kepada Anaka bahwa mulai hari ini, latihan kemandirian berubah menjadi kemandirian untuk mengembalikan barang-barang yang sudah digunakan ke tempat semula. Dengan menggunakan kalimat mantra ajaib yaitu " Kembalikan Aku ke Tempat Asalku". Saat saya menyampaikan alasannya kenapa hal ini perlu dilatih, Anaka hanya tersenyum teringat kalau memang dia sering kali tidak membereskan dan mengembalikan barang ke tempat asalnya. Kemandirian dalam membuat jadwal, alhamdulilah sudah menjadi rutinitas harian. Sehingga saya hanya berperan sebagai alarm saja. Sedangkan kemandirian untuk meletakkan barang ke tempat asalnya, masih perlu sekali dilatih dan ditanamkan untuk menjadi sebuah kebiasaan yang baik.

Jadwal kegiatan Anaka untuk hari ini dimulai dari bangun pagi, sholat subuh ke masjid, melakukan pekerjaan rumah tangga, mengaji, mengerjakan lembar latihan, membuat lapbook dengan tema pesawat dan membuat video. Saya menyampaikan kepada Anaka bahwa saya ada pelayanan posyandu sampai menjelang dzuhur. Saya meminta kepada Anaka untuk menyelesaikan lapbook dan mengerjakan lembar latihan reading eggspres sendirian tanpa saya temani. Setelah mengerjakan tugasnya, Anaka akan ke gedung posyandu untuk menyampaikan bahwa pekerjaannya sudah selesai. Dia ingin bermain lego. Tugasnya diselesaikan dengan baik. 

Menjelang sholat Jum'at, pelayanan posyandu sudah selesai. Ketika saya sampai di rumah dan membuka pintu. Allahu Akbar...ruang tamu seperti kapal pecah. Semua peralatan yang digunakan Anaka untuk mengerjakan lapbook dan worksheet bercecer di lantai dan meja. Ingin rasanya teriakkkkk...namun saya sadar ini tidak akan membuat ruang tamu bersih dalam sekejap. Mindfulnes..senyum sadar..nafas sadar.

Saya mendengar kran kamar mandi mengalir, berarti Anaka sedang mandi untuk persiapan sholat jum'at. Saya fokus dengan kegiatan diri dulu dan menunggu sampai Anaka selesai mandi. Setelah dia berpakaian, saya hanya mengatakan " Mas, coba lihat ruang tamu. Sepertinya ada yang aneh? Kembalikan Aku ke Tempat Asalku. Anaka hanya terkekeh dan berkata "Iya mamo, maaf mas lupa membereskan dan mengembalikan peralatannya." Lalu dengan semangat Anaka membereskan dan meletakkan kembali peralatan yang dipakai sebelum pergi ke masjid untuk melakukan sholat jum'at.

Saya hanya berkata "Kembalikan Aku ke Tempat Asalku." Kalimat mantra ini sepertinya sudah cukup menandakan bahwa Anaka harus membereskan ruang tamu dan mengembalikan peralatan ke tempat semula. Tidak perlu lagi keluar urat karena berteriak untuk mengingatkan. 😊😀

Terima kasih,

Novia Hantriyati _IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Kamis, 15 Agustus 2024

Kamis Manis Tanpa Dramatis (Zona 4 Hari ke-8)

 

                                        Tantangan 14 hari zona 4
                                                 Hari ke-8
                                           Anaka (11 tahun)        

"Kamis manis tanpa dramatis " adalah kalimat mantra untuk Anaka dalam menjalani jadwal hariannya untuk hari ini. Kesepakatan di awal setiap Kamis, screen time hanya pada saat jadwal kegiatan zoom dengan MEC Club. Sepanjang hari akan di isi kegiatan tanpa edit video, main game atau menonton tv.

Anaka memulai aktivitasnya bangun tidur sebelum subuh dengan membaca Al-quran, sholat subuh berjamaah di masjid. Setelah menanak nasi dan mengisi botol air minum untuk semua anggota keluarga, Anaka membantu saya menyiapkan menu untuk sarapan. Hari ini memasak sayur sup dan ayam goreng rempah. Anaka semangat sekali saat memotong sayuran, mengiris bawang, serta menambahkan bumbu untuk menyesuaikan rasa. Bahagia sekali saat merasakan rasanya pas dan enak.

Aktivitas berlanjut dengan bermain bulu tangkis di depan rumah bersama ibu, sambil menyapa teman atau tetangga yang berangkat kerja dan sekolah. Setelah itu mandi, sarapan, dan berangkat mengaji pagi di rumah tahfidz Az-Zahra.

Pulang dari mengaji pagi, sebelum zoom MEC dimulai, Anaka memberi pupuk tanaman dengan kulit telur yang ditumbuk kemarin dan mengerjakan worksheet speeling 2 lembar. Pukul 10.00 WIB join ke zoom MEC club sampai menjelang dzuhur. Anaka sangat excited saat mengikuti MEC club, dia mampu menceritakan gambar yang sudah dibuat dengan bahasa yang baik. Anaka juga senang saat melihat gambar dan mendengarkan cerita dari teman-temannya. Ketika carfting menggunakan origami, Anaka bisa mengikuti step by step. Biasanya dia akan memilih untuk tidak mengikuti atau akan ada drama jika sesi crafting. Selesai zoom, membantu ibu menggunting kupon jalan sehat untuk acara 17-an di perumahan.

Pulang dari masjid setelah sholat dzuhur, Anaka mampir sebentar melihat perbaikan pipa air yang sedang diperbaiki karena ada kebocoran. Kemudian pergi ke Indomaret untuk membeli beberapa kebutuhan kamar mandi dan dapur, serta membeli minuman yang akan diberikan kepada pekerja perbaikan pipa. Saat berbelanja, Anaka melakukan dengan baik. Barang belanjaan sesuai dengan yang dibutuhkan dan tidak membeli barang yang tidak ada di daftar belanja.

Mengembalikan semangat dengan tidur siang sampai pukul 3 sore. Sempat meminta izin untuk menonton tv, namun tidak saya izinkan. Saya ganti dengan bermain kartu bersama, lalu mandi, makan cemilan, sholat asyar di masjid dan mengaji sore. Bermain bersama teman-teman setelah pulang dari mengaji, kemudian sholat magrib, membaca surat Al-Kahfi dilanjut sholat Isya. Setelah sholat isya, mengikuti acara yasinan 7 harian di tempat tetangga kemudian pulang dan tidur malam.

Feedback terhadap respon Anaka, beberapa kali Anaka merayu saya meminta untuk menonton tv, namun saya tetap konsisten tidak mengizinkannya. Bahkan saat ada tetangga yang kerumah untuk mengantar pesanan, Anaka masih berusaha merayu dan mencari perhatian agar saya memberinya izin. Jawaban saya tetap saya "No screen time" dan melanjutkan permainan kartu. 



Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Rabu, 14 Agustus 2024

Rabu Seru dan Menggebu (Zona 4 Hari ke-7)

 

                                                       Tantangan 14 hari zona 4
                                                 Hari ke-7
                                           Anaka (11 tahun)                

" Rabu Seru dan Menggebu" adalah kalimat sederhana yang saya sampaikan kepada Anaka untuk mengawali jadwal hariannya di hari ini. Alasannya adalah hari ini kami bangun terlambat yaitu pukul 05.40 WIB, karena si bungsu giliran terkena flu, sehingga tidur malamnya terganggu dan sering bangun malam. Kebetulan juga, suami sedang ada pekerjaan di luar pulau. Setelah menenangkan diri dan menerima bahwa bangun telat tidak akan mempengaruhi kegiatan hari ini, saya langsung membangunkan Anaka untuk sholat subuh, membaca al-quran dan mandi. Saat saya sedang riweh dengan kegiatan pagi hari, Anaka membantu proses memasak opor ayam yang akan digunakan untuk sarapan. Saya menyuruhnya untuk mengupas dan mengiris duo bawang. Lalu mengintruksikan cara memasak kepada Anaka. Sebelum waktu mengaji pagi, Anaka masih punya waktu untuk merawat tanaman yaitu menggemburkan tanah dan menyiram tanaman.

Selepas dari pulang mengaji, Anaka mencuci pakaian dengan mesin cuci. Sambil menunggu proses mencuci pakaian, Anaka menumbuk kulit telur menjadi halus yang akan digunakan untuk pupuk tanaman. Pekerjaan rumah tangga berlanjut dengan menjemur pakaian yang sudah dicuci. Dilanjutkan jadwal akademik yaitu mengerjakan worksheet bahasa inggris sampai menjelang sholat dzuhur.

Setelah sholat dzuhur dan makan siang, Anaka membuat agar-agar untuk cemilan sore hari. Lalu mengedit video sampai pukul 2 siang. Sebelum masuk sholat asyar, waktunya digunakan untuk menggambar. Anaka menggambar petualangan di luar angkasa yang besok akan dia ceritakan pada kelas Midway English Club. Selesai menggambar, lalu mandi, pergi ke masjid sholat asyar dan mengaji sore ke rumah tahfidz An-Nashr. Rutinitas malam, tetap dengan jadwal sholat magrib berjamaah, belajar tilawah, sholat isya, bersantai dengan keluarga dan tidur malam.

Respon Anaka, hari ini Anaka menjalankan jadwal hariannya dengan tenang, dan menyelesaikan semua tugas-tugasnya yang seru. Semangatnya menggebu saat memasak opor ayam dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang lainnya. Saat mengerjakan soal bahasa inggris, ada beberapa kata yang Anaka kurang pahami, dia menyampaikan dengan bahasa yang bagus ketika meminta tolong kepada saya.

Feedback saya, di pagi hari saat telat bangun, saya afirmasi diri agar tenang dan menerima keadaan yang tidak sesuai dengan harapan saya. Saya yakin, jika badmood di awal hari hanya karena bangun telat, akan berpengaruh sepanjang hari dan tentunya akan berdampak kepada anak-anak. Dan akhirnya saya tetap bisa menjaga mood saya walau semua kegiatan tergeser. Anaka juga menjalani jadwal hariannya dengan tenang.


Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak


Selasa, 13 Agustus 2024

Kujaga Waktuku untuk Kebaikan (Zona 4 Hari ke-6)

 


Kalimat sederhana yang saya sampaikan kepada Anaka untuk hari ini adalah "Kujaga Waktuku untuk Kebaikan". Dengan harapan setiap kegiatan yang dilakukan Anaka berdasarkan dengan niat baik, yang insya Allah mendatangkan keberkahan.

Hari ini Anaka bangun sedikit telat, tidak pergi ke masjid untuk sholat subuh. Sejak kemarin Anaka mengeluh kalau hidungnya tersumbat karena dia sedang terkena flu. Setelah sholat subuh, dia membuat nasi goreng dan segelas teh hangat untuk sarapan. Bermain bulu tangkis dengan ayahnya guna  menggerakkan tubuh supaya tidak kaku. Lanjut menyapu teras, mandi lalu pergi mengaji pagi.

Kegiatan akademiknya diisi dengan membuat lapbook tematik yang bertema peristiwa alam dan cara mencegahnya. Kegiatan ini lumayan lama dilakukan karena ada proses menggunting, menempel, melipat sesuai petunjuk dan mencari jawaban dari setiap pertanyaan berdasarkan materi yang diperoleh melalui QR scan code. Setelah sholat dzuhur, Anaka membuat video untuk MEC club, bermain balon air, bermain lego, makan cemilan, menonton tv selama 30 menit dan persiapan mengaji sore. Jadwal bermain keluar bersama temannya dilakukan setelah pulang dari mengaji sore.

Kegiatan malam masih seperti biasa yaitu belajar tilawah di masjid dari setelah magrib sampai bagda isya. Kemudian makan malam, minum obat, bersantai alias kruntelan dan tidur malam.

Respon Anaka, hari ini tidak begitu antusias, karena dia sedang terkena flu. Namun tetap mengerjakan semua jadwal yang telah ditulis. Saat membuat lapbook, Anaka merasa bosan dan masih belum bisa memprediksi penggunaan waktunya, sehingga butuh waktu yang lama untuk menyelesaikan kegiatan ini. Anaka bahagia ketika main balon air bersama adiknya. Dia dapat menghindar saat saya atau adeknya mengejarnya sambil melempar balon.

Feedback terhadap respon Anaka, saya tetap membersamai saat Anaka mulai bosan mengerjakan lapbook, menyemangatinya, dan membantu menggunting 2 lembar modul terakhir. Lapbook yang dikerjakan Anaka ada 9 modul yang berisi tentang jenis peritiwa bencana alam, faktor penyebab dan cara menanggulangi. 

Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak


Senin, 12 Agustus 2024

Senin Semangat (Zona 4 hari ke-5)

 


Kalimat mantra di tantangan hari ke-5 ini adalah "Senin Semangat". Kalimat sederhana untuk memberikan energi positif dalam menjalani hari-hari berikutnya. Saat kruntelan kemarin malam, saya sampaikan pada Anaka bahwa " Mas Anaka itu kuat tanpa batas, mampu melakukan hampir semua hal yang ingin mas kerjakan. Ayo kita semangat untuk seminggu ini!"  

Rutinitas pagi dimulai dari pukul 04.30. Setelah sholat subuh dimasjid, Anaka membaca Al-quran, menemani jalan pagi saya sambil berbelanja sayur, menanak nasi, membuat sayur bayam dan tempe goreng serta mencuci pakaian dengan mesin cuci. Setelah selesai Anaka mandi dan sarapan. Tepat pukul 08.00 lebih sedikit, Anaka berangkat mengaji di rumah tahfidz Az-Zahra menggunakan sepeda sampai pukul 10.00 WIB.

Jadwal akademik untuk hari Senin adalah belajar matematika tentang kelipatan bilangan dan mengerjakan worsheet speeling reading eggspress sampai menjelang pukul 12.00 WIB. Setelah melakukan sholat dzuhur, waktu bebasnya di isi dengan main game di PC selama 20 menit, berlanjut membaca buku kemudian tidur siang. 

Memakan cemilan pisang rebus dan susu putih hangat untuk menambah semangat dalam melakukan rutinitas sore. Setelah mandi, sholat asyar di masjid, lanjut mengaji di rumah tahfidz An-Nashr. Sambil menunggu adzan magrib, bersepeda sore ke fasum bersama teman-temannya. Kemudian lanjut belajar tilawah di masjid perumahan. Rutinitas malam hari jadwal tetap sama seperti biasa, setelah makan, bersantai sambil kruntelan untuk refleksi tentang jadwal kegiatan hari ini lanjut masuk kamar untuk tidur.

Respon Anaka, emosi stabil dan tenang. Menyelesaikan semua tugas dengan baik, dan sesuai dengan jadwal yang dibuat. Dia tidak mengalami kesulitan saat mengerjakan lembar speeling. Tidak ada drama, ketika belajar matematika, saat mengalami kesulitan, dia meminta untuk dijelaskan dan fokus mendengarkan ketika saya membantunya. Anaka melalui hari ini dengan semangat dan waktunya terpakai secara bermanfaat.

Feedback terhadap respon Anaka, saya hanya mengingatkan bahwa waktu dalam sehari itu terbatas sehingga penting mengatur jadwal harian. Sikap disiplin perlu diterapkan dan menjadikannya sebagai mindset pribadi, agar mudah melakukan manajemen terhadap setiap hal yang menjadi kewajiban atau yang ingin Anaka kerjakan.


Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Minggu, 11 Agustus 2024

Mingguku yang Bermakna (Zona 4 hari ke-4)


"Minggu yang Bermakna" adalah kalimat mantra sederhana yang saya gunakan untuk mengawali kegiatan di hari Minggu, tanggal 11/08/2024.

Hujan mengguyur kota Batam sejak kemarin sore. Berhenti sebentar lalu datang lagi sampai menjelang sholat subuh. Pukul 04.00 pagi, Anaka sudah bangun terus mandi. Sambil menunggu adzan subuh, membaca Al-Qur'an 2 lembar pada juz 16. Langsung berangkat ketika adzan sudah berkumandang. Setiap Minggu pagi ada jadwal didikan subuh di masjid sampai pukul 07.00. Kegiatan biasanya di isi dengan murojaah suroh-suroh juz 30 dan latihan adzan. 

Pulang dari masjid, Anaka membuat telur orak-arik untuk sarapan pagi dan minum segelas susu putih hangat. Lanjut membersihkan kamar mandi bersama ayahnya. Tepat pukul 09.00, hujan turun lagi . Anaka ingin tidur karena mengantuk. Bersama dengan itu, terdengar berita lelayu dari toa masjid jika ada tetangga yang meninggal dunia. Saya dan suami sepakat untuk pergi takziah dalam waktu berbeda. Saya pergi takziah pagi untuk meronce bunga bersama ibu-ibu yang lain sekaligus membaca surat yasin, sedangkan ayahnya takziah siang agar bisa ikut menyolatkan dan mengantar ke pemakaman. Pukul 10.30 saya pulang, ternyata Anaka sudah bangun dan sedang mempersiapkan laptop untuk melanjutkan projek membuat mesim pemotong pohon di dunia Minecraft. Anaka mempunyai jadwal main Minecraft setiap Minggu ke-2 dan ke-4 dengan durasi 1 jam 30 menit.

Selesai mengerjakan sholat dzuhur, ada jadwal bermain ke luar. Ternyata Anaka ikut ayahnya untuk menyolatkan dan mengantar jenazah ke pemakaman. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan kepada Anaka tentang tata cara sholat jenazah dan pemakaman serta sebagai pengingat bahwa semua makhluk yang bernyawa pasti akan kembali kepada Sang Khaliq.

Siang hari menjelang pukul 2 siang, Anaka persiapan untuk mengikuti kelas mentoring gabungan bersama teman-temannya di sanggar mendongeng Kepri. Kegiatan ini berlangsung sampai pukul 17.30. Sebelum pulang ke rumah, saya mengajak Anaka mampir ke MB 2 mall untuk membeli sepatu, karena sepatunya sudah kekecilan. Mampir sebentar ke Starbuck, lalu pulang ke rumah dan lanjut rutinitas malam yaitu sholat magrib, sholat isya, menonton tv, kruntelan dan tidur malam.

Respon Anaka, walau masih mengantuk dan cuaca hujan, Anaka semangat mengikuti didikan subuh. Saat dipemakaman, dia merasa tidak nyaman karena mencium bau yang mengganggu pernapasannya, sehingga Anaka memilih agak menjauh. Bersemangat dan bergembira ketika mengikuti acara mentoring bersama teman-teman di sanggar mendongeng kepri dengan kak Repay. Semangatnya bertambah ketika saya mengajaknya ke toko sepatu dan membelikan minuman di starbucks.

Feedback terhadap respon Anaka, saya selalu mengajak Anaka mengobrol tentang apa yang dia rasakan setelah melakukan kegiatan. Memberikan nasehat ketika dia berada di tempat pemakaman. Memberi semangat ketika pertama kali bergabung di kelas mentoring dan memberi surprise berupa sepatu baru dan minuman starbucks.


Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Sabtu, 10 Agustus 2024

Hariku yang Kreatif (Zona 4 Hari ke-3)

 


Kalimat mantra untuk hari ini adalah " jadwal harianku yang kreatif". Weekend ini, Anaka bebas tidak ada kegiatan tentang akademik, tetapi di isi dengan kegiatan membaca Al-quran 1 juz, olahraga, membantu pekerjaan rumah tangga, kegiatan melukis dan mewarnai. Setelah sarapan, Anaka bermain bola basket dan lari 10 kali di jalan depan rumah, kemudian membersihkan kaca jendela, dan mencuci sepeda. Selesai mencuci sepeda, Anaka membuat karya seni lukis dengan cat air yang menggunakan cotton buds, spons, dan sikat gigi. Kegiatan ini dilakukan, agar Anaka berkembang daya imajinasinya dan menyalurkan emosi melalui seni lukis.

Kegiatan pagi berlanjut dengan menyetrika baju dan membaca buku. Kegiatan siang, setelah makan & sholat dzuhur, Anaka main ke rumah teman yang sudah pulang dari sekolah. Biasanya mereka akan bercerita tentang apa saja bisa film, game atau mainan. Lalu tidur siang.

Kegiatan sore, selesai sholat asyar, mengikuti lomba mewarnai yang diadakan oleh panitia HUT RI ke-75 di perumahan. Kegiatan malam yang biasanya mengaji, diganti dengan murojaah surah-surah juz 30 sampai menjelang isya. Lanjut latihan menari dan kruntelan sebelum tidur. Hal menyenangkan pada hari ini adalah ketika Anaka melukis dengan cat air yang menggunakan cotton buds, spons. dan sikat gigi bekas. Anaka merasa bisa menuangkan imajinasi dalam bentuk karya seni. Saat mewarnai juga kegiatan menyenangkan karena bisa mewarnai bersama teman-teman dan ikut memeriahkan perlombaan 17 Agustus.

Respon Anaka, emosinya stabil terlihat bahagia menjalani harinya. Anaka belajar mengatur waktu. Pukul berapa ia harus memulai kegiatannya, berapa lama ia harus menyelesaikan tugasnya, dan berapa lama waktu yang dimilikinya. Anaka juga berlatih untuk tahu waktu kapan seharusnya ia belajar dan kapan ia bisa bermain dan melakukan pekerjaan secara terstruktur.

Feedback terhadap respon anak adalah saya hanya membantu mengingatkan atau sebagai alarm jika Anaka terlalu lama dalam melakukan satu kegiatan atau mulai tidak fokus. Yang masih menjadi perhatian adalah ketika Anaka menyelesaikan kegiatan melukis, dan menyetrika pakaian, Anaka lupa untuk mengembalikan alat-alat yang dia pakai ke tempat semula. Hari ini saya memberikan apresiasi dengan membelikan makanan kesukaan Anaka yaitu donat gula agar Anaka semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang baik dan bisa bertanggung jawab dengan jadwal kagiatan hariannya.

                                    


Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Jumat, 09 Agustus 2024

Hariku yang Produktif (Zona 4 hari ke-2)

 


Di hari ke-2 tantangan Zona 4 ini, kalimat mantra yang kami gunakan adalah "Rutinitas Harianku yang Produktif". Hari ini tidak ada kegiatan olahraga pagi, karena cuaca di Batam sedang hujan menjelang subuh. Bangun sekitar jam 5 pagi langsung minum segelas air putih lalu menjalankan sholat subuh dan membaca Al-Quran. Setelah melipat selimut dan merapikan tempat tidur, Anaka menulis jadwal kegiatan di dalam lembar daftar kegiatan harian. Anaka merencanakan kegiatan apa yang akan dia lakukan untuk hari ini. Setelah selesai, Anaka lanjut memasak nasi goreng untuk sarapan dia dan adiknya. Setelah mandi dan sarapan, Anaka berangkat mengaji ke rumah tahfidz Az-Zahra. Setiap hari Jum'at kegiatan mengajinya hanya berlangsung selama 1 jam sampai jam 09.00 WIB.

Kegiatan berlanjut dengan mengerjakan workbook literasi keuangan. Kegiatan ini untuk memperdalam kemampuannya dalam memahami transaksi keuangan. Anaka akan bertanya jika dia merasa belum memahami maksud dari soal. Mengerjakan soal latihan dengan selesai dan saya akan memeriksa jawabannya. Dari 15 soal, ada 2 yang kurang tepat dalam mengerjakannya. Saya memberi tahu Anaka untuk memahami pertanyaannya, setelah paham, dia mengerjakan ulang. Menjelang dzuhur, semua soal sudah selesai di kerjakan. Anaka punya waktu sebentar untuk bermain bebas dan persiapan pergi ke masjid untuk menjalankan sholat Jum'at. Selesai sholat Jum'at, Anaka akan bermain bersama teman-temannya di sekitar masjid sampai jam 2 siang.

Setelah makan siang, Anaka melipat baju yang sudah kering dan menyusun di dalam lemari pakaiannya. Berlanjut mengerjakan kegiatan yang dia sukai yaitu membuat dan mengedit video pesawat sampai menjelang waktu sholat Ashar. Hampir tidak ada perbedaan rutinitas sore dan malam yang dilakukan Anaka, hanya saja hari ini bagda isya ada latihan menari untuk acara 17-an bersama teman-temannya di rumah. Hal menyenangkan yang terjadi untuk hari ini adalah saat Anaka bermain diluar setelah sholat Jum'at, bercerita dengan teman-temannya dan mengedit video di laptop dengan aplikasi capcut.

Respon Anaka, dia tahu apa yang harus direncanakan sepanjang hari ini dan kegiatan apa yang perlu dia selesaikan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan yang menjadi hobinya. Emosi sempat tidak stabil saat mengerjakan workbook literasi keuangan, dia merasa itu terlalu lama dan membuat waktunya akan habis. Namun setelah dikerjakan, ternyata selesai menjelang dzuhur. Tugas utama dia selesai, dia bisa bermain bersama teman dan mengedit video.

Feedback saya, ketika emosi Anaka mulai tidak stabil, saya memberi jeda waktu untuk dia istirahat dengan membuat susu hangat kesukaannya. Setelah moodnya kembali, dia melanjutkan menyelesaikan soal-soalnya. Untuk kegiatan akademik, yang berurusan tentang dunia angka, saya masih full mendampinginya dalam belajar. Anaka lebih cepat memahami ketika belajar sains dan bahasa, jika dibandingan dengan matematika. Ini merupakan PR terbesar saya untuk mengenali bagaimana gaya belajar Anaka. Anaka sudah mulai bertanggung jawab atas apa yang sudah direncanakan, bisa memutuskan dan mengatur sendiri waktu kegiatan dan semakin fokus. Hari ini jadwal kegiatan Anaka banyak dilakukan dengan kegiatan yang produktif dimulai dari memasak nasi goreng, memahami konsep literasi keuangan, menghasilkan sebuah video yang siap diupload dan latihan menari sebagai ganti olahraga pagi hari. Alhamdulilah..😊



Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi
#ibuprofesional
#IP4ID2024
#bunsay9
#melatihkemandiriananak

Kamis, 08 Agustus 2024

Daftar Kegiatan Harianku (Zona 4 Hari ke-1)


Alhamdulillah 'ala kulli haal

Dari zona 1 sampai zona 4 ini, tantangannya semakain wowww luarr biasa sangat mendalam. Pada tantangan zona 4 ini, saya memilih anak sulung untuk melatih kemandiriannya terutama dalam jadwal kegiatan harian. Namanya Anaka berusia 11 tahun, saat ini masih berpegang teguh tetap memilih homeschooling yang sudah dijalaninya selama 4 tahun. Yang tentunya jadwal hariannya akan berbeda dengan jika dia sekolah di lembaga pendidikan formal. Jadwal kegiatan hariannya terkadang bisa berubah-ubah sesuai dengan situasi dan kondisi.

Setelah pulang dari Solo, saya merasa jadwal harian Anaka amburadul banyak waktunya dipakai untuk screen time. Kegiatan hariannya banyak digunakan untuk membuat dan mengedit video tentang pesawat dan kemudian akan diupload ke channel youtube keluarga. Sehingga waktu dan fokus dia untuk melakukan hal diluar itu hanya setengah-setangah, terkadang tidak selesai mengerjakan tugasnya.

Kemarin saya sudah menyampaikan kepada Anaka " Mas, mulai besok kita bersama berjuang untuk membentuk kemandirianmu dalam mengelola jadwal harian agar lebih menyenangkan, kreatif dan produktif. Kita ini tim hebat, harus kompak dan menang mengalahkan ego !!". Kemudian Anaka menuliskan jadwal kegiatan yang akan dilakukan selama 14 hari ini. Kami memilah sesuai dengan kesepakatan bersama terkait kegiatan, waktu dan konsekuensinya apa jika tidak dilakukan. Saya juga membuat lembar daftar kegiatan harian yang akan di isi Anaka sendiri.

Dan hari ini, petualangan kami di mulai dengan kata kunci "Rutinitas Harianku yang menyenangkan" Anaka menuliskan kegiatan apa saja yang akan dia lakukan. Kegiatan dikelompokkan menjadi rutinitas pagi, siang, sore dan malam hari. Kegiatan yang sudah menjadi rutinitas adalah mengaji di waktu pagi, sore dan malam di tiga tempat yang berbeda. Saat pagi Anaka mengaji di rumah tahfidz Az-Zahra belajar fiqih, bahasa arab dan tahsin. Sore hari di rumah tahfidz An-Nashr belajar membaca Al-quran, setoran dan murojaah. Sedangkan malam bagda magrib sampai isya belajar tilawah di Masjid dekat rumah. Rutinitas ini dilakukan setiap Senin-Jumat. Pekerjaan rumah tangga yang dilakukan Anaka hari ini adalah menyapu teras, menjemur baju dan menanak nasi. Kegiatan akademiknya, Anaka mengerjakan worksheet spelling 2 lembar dan zoom dengan Midway English Club. Isoma diisi dengan bermain bebas dengan adiknya, berlanjut membaca buku komik plant vs zombie dan membuat kue untuk cemilan sore sebelum pergi mengaji.

Respon Anaka menjalani jadwal kegiatan hari ini adalah Anaka merasa aman, tenang, emosi stabil. Anaka menyelesaikan jadwal harian sesuai apa yang sudah dituliskan. Hal yang menyenangkan pada hari ini adalah ketika Anaka mengikuti zoom bersama midway english club. Dia bahagia karena telah berhasil menjalankan rencana harinya dengan lebih efektif.

Feedback yang saya berikan terhadap respon Anaka adalah saya tentu saja bangga melihat kemandirian yang dilakukan Anaka untuk mengatur dan menuliskan kegiatan hariannya. Saya berterima kasih atas kerjasamanya dan memberi semangat serta mencoba membuat Anaka memahami manfaat apa yang dia dapatkan dengan membuat jadwal kegiatan harian.


Terima kasih,

Novia Hantriyati_IP Batam

#sinergiwujudkanaksi

#ibuprofesional

#IP4ID2024

#bunsay9

#melatihkemandiriananak

Bunda Mendongeng Hari 14_Makanan Kesukaan Bo

  Alhamdulillah hirobbil alamin, Sampai juga pada tantangan hari empat belas. Cerita dongeng hari ini menceritakan tentang makanan kesukaan ...