Selasa, 22 Oktober 2024
Mengenalkan Listik Pada Anak-Anak Club Cerita Muda (Zona 7 hari ke-13)
Minggu, 20 Oktober 2024
Mengganti Tisu Dengan Sapu Tangan (Zona 7 hari ke-12)
Qodarullah sejak tadi malam, saya terserang batuk dan pilek. Tenggorokan rasanya gatal sekali dan tidak nyaman, kepala juga sedikit pusing. Namun hari ini ada jadwal kunjungan ke dokter anak untuk tumbuh kembang si sulung. Mau tidak mau harus berangkat ke rumah sakit. Pagi ini saya dibantu suami menyiapkan perbekalan yang akan kami bawa ke rumah sakit yaitu roti kukus selai bluebery dan makaroni basah, serta air hangat. Semuanya kami masukkan dalam wadah dan botol air minum. Setelah semuanya beres, kami berangkat ke rumah sakit bareng suami yang akan berangkat pagi. Kebetulan dokter prakter di jam pagi.
Ketika terserang flu dan batuk, pastinya hidung akan berair, tenggorokan nyeri karena ada dahak yang harus dikeluarkan. Pada saat seperti ini, tentunya membutuhkan banyak tisu. Untuk mengurangi penggunaan tisu yang berlebihan, saya membawa beberapa sapu tangan dan kantong untuk tempat sapu tangan yang sudah kotor.
Setelah selesai konsultasi ke dokter anak, kami langsung pulang dengan menaiki bus Trans Batam. Seperti biasa ada dua rute bus yang akan kami naiki untuk kembali pulang ke rumah. Walau rasanya lelah, karena kurang enak badan. Saya bersyukur semua berjalan dengan baik.
Hal baik yang saya dapatkan untuk aktivitas hari ini adalah ternyata saya bisa melawan rasa "KEMALASAN" disaat badan sedang kurang fit. Walau sebenarnya bisa membeli makanan dikantin, bisa menggunakan tisu yang sekali pakai langsung dibuang, bisa menggunakan kendaraan sendiri agar tidak capek di jalan. Namun tekad kami untuk mencintai "Ibu Bumi" seperti sudah menjadi mindset yang harus selalu dilakukan walau dalam langkah kecil.
Terima kasih,
Novia Hantriyati_IP Batam
Menjaga Bumi Dengan Menggunakan Pembalut Kain (Zona 7 hari ke-11)
Sebagai perempuan yang masih mengalami menstruasi aktif, tentunya akan banyak memakai pembalut sekali dan berakhir menjadi sampah. Untuk mengatasi hal ini, saya menggunakan pembalut kain yang bisa dicuci ulang. Sudah 5 tahun saya menggunakan pembalut kain merk "Yuspin" sejak anak kedua lahir. Sekarang sudah ketiga kalinya saya berganti pembalut kain. Karena pemakaian pembalut kain ada jangka masanya yaitu kurang lebih dua tahun. Selama memakai pembalut kain ini, tidak ada keluhan terkait iritasi, karena tidak mengandung bahan kimia sehingga aman untuk kesehatan. Walau awalnya agak ragu, apakah pembalut ini aman dalam artian tidak bocor ketika dipakai, akhirnya bertahan sampai sekarang.
Aktivitas selanjutnya adalah mendaur ulang sampah kaleng, botol susu, dan stick es krim menjadi sebuah karya yaitu "Pengeras suara smartphone". Si sulung sangat suka sekali saat mengerjakan worksheet sanbil mendengarkan musik. Kebetulan speaker yang biasanya digunakan mengalami kerusakan. Suami belum sempat untuk memeriksa dan memperbaiki kerusakannya. Agar tetap bisa mendengarkan lagu, akhirnya saya dan si sulung membuat speaker dengan menggunakan barang-barang bekas.
Hal baik yang didapatkan adalah memulai langkah kecil untuk mencintai bumi harus dilakukan oleh semua perempuan, apapun bentuknya, saat ini juga
Terima kasih,
Novia Hantriyati_IP Batam
Sabtu, 19 Oktober 2024
Sampah Mu Tanggung Jawab Mu (Zona 7 hari ke-10)
Aktivitas cinta bumi pada hari ini dimulai dengan merawat tanaman yang ada disekitar rumah. Saya dan si bungsu memberi pupuk tanaman dengan pupuk organik yaitu eco enzyme. Larutan ini tiga bulan yang lalu saya buat dari sisa kulit buah-buahan dengan mencampurkan 1 kg gula molases, 3 kg kulit buah dan 10 L air sisa AC. Semuanya dimasukkan ke dalam ember bekas cat 25 kg dan di tutup rapat. Setiap pagi saya membuka tutupnya sebentar untuk menghilangkan gas yang dihasilkan. Dulu pertama kali saya membuat eco enzyme dengan menggunakan galon air minum kemasan 5 liter, dan saat dibuka ada gas yang meledak keluar.
Pemakaian eco enzyme sebagai pupuk dengan cara melarutkan 30 ml eco enzyme kedalam air sebanyak 2 liter. Larutan ini sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan tanaman, serta mengusir hama hewan seperti semut atau kecoa. Eco enzyme juga dapat membersihkan selokan sehingga dapat memperbaiki kualitas air yang tercemar, menjernihkan air, dan meluruhkan kotoran dan sumbatan.
Aktivitas selanjutnya yaitu mengolah sampah plastik yang kemarin sudah dipilah untuk dijadikan ecobrick. Dalam peraturan rumah ada prinsip bahwa "Sampah mu adalah tanggung jawab mu" berlaku untuk sampah plastik. Dalam artian, anggota keluarga yang membawa sampah plastik dari luar, dia harus bertanggung jawab untuk mengolahnya. Misal anak-anak membeli snack kemasan plastik, anak-anak harus bertanggung jawab untuk menggunting-gunting menjadi kecil lalu dimasukkan ke dalam botol dan dipadatkan dengan kayu. Sampah botol juga harus dipisahkan dari kemasan plastiknya , lalu dimasukkan ke dalam tong sampah khusus botol plastik. Aturan ini disepakati bersama agar setiap anggota keluarga peduli akan kebersihan rumah serta bertanggung jawab terhadap sampah yang ditinggalkannya.
Hal baik yang didapatkan adalah anak-anak mulai berkurang untuk membeli snack kemasan plastik atau minuman kemasan serta mereka mulai peduli dan bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan sendiri.
Terima kasih,
Novia Hantriyati _IP Batam
Jumat, 18 Oktober 2024
Jenis Angkutan Umum di Batam (Zona 7 hari ke-9)
Rabu, 16 Oktober 2024
Solusi Menghemat Air, Listik dan Per-Gombalan (Zona 7 hari ke-8)
Membeli Es Tebu tanpa Gelas & Sedotan Plastik (Zona 7 hari ke-7)
Selasa, 15 Oktober 2024
Hemat Listrik, Hemat Biaya (Zona 7 hari ke-6)
Senin, 14 Oktober 2024
Asyiknya Naik Transportasi Umum (Zona 7 hari ke-5)
Minggu, 13 Oktober 2024
Reuse, Regrow, Timing bathroom ( Zona 7 hari ke-4)
Sabtu, 12 Oktober 2024
Acara Taklim yang Minim Sampah (Zona 7 hari ke-3)
Hari ini kebetulan ada acara taklim di rumah. Ketika berbelanja ke pasar, saya membawa tas belanja dan wadah. Tidak banyak belanjaan yang saya beli, hanya untuk acara taklim dan stock makanan selama dua hari kedepan. Setelah sampai di rumah, anak-anak semangat sekali membantu untuk menyiapkan makanan termasuk membersihkan, memotong, mengupas, mencuci serta langsung memisahkan dan memasukkan sampah organik ke dalam ember yang nantinya akan dibuat kompos.
Menu untuk acara taklim juga sangat sederhana, hanya nasi putih, sayur asem, ayam goreng, tahu goreng, bakwan jagung, sambal terasi, dan kerupuk. Buahnya hanya pisang dan semangka. Sedangkan untuk kue, saya memesan risol isi wortel ayam dan bolu pandan kepada tetangga yang jualan kue. Tak lupa saya memberikan wadah sebagai tempat kue tersebut. Saat acara taklim, saya masih menggunakan tisu, belum bisa beralih ke tisu kain.
Menggunakan sendok dan piring untuk alat makan, serta gelas untuk alat minum untuk menghindari penggunaan wadah makan yang sekali pakai (piring/gelas plastik). Menampung sisa air minum di gelas yang tidak habis ke dalam sebuah ember, kemudian dipakai untuk menyiram tanaman. Alhamdulilah ibu-ibu majelis taklim pada suka dengan menu makanan sederhana ini. Saya mempersilahkan ibu-ibu yang mau sayur asem atau kue untuk dibungkus dengan meminjamkan mangkok dan piring enamel. Sehingga tidak banyak makanan yang berlebih.
Hal baik yang saya dapatkan adalah walaupun ribet dan repot karena harus membawa tas belanja, wadah, mencuci piring, sendok, gelas, tetapi hati saya rasanya senang dan bahagia sekali tidak memilih cara praktis yaitu menggunakan wadah sekali pakai dan air minum kemasan. Suami dan anak-anak juga membantu membereskan rumah setelah acara selesai. Dan yang paling utama adalah tong sampah di depan rumah kami sampahnya tidak bertambah banyak atau meluber.
Terima kasih,
Novia Hantriyati_IP Batam
Jumat, 11 Oktober 2024
Membersihkan Lingkungan Sekitar Rumah & Membawa Bekal Sendiri (Zona 7 hari ke-2)
Aktivitas yang saya praktekkan hari ini adalah mengurangi penggunaan plastik dan menjaga lingkungan hidup dengan cara melibatkan anak-anak untuk membersihkan lingkungan sekitar rumah dan membawa bekal sendiri untuk makan siang suami. Dua hal sederhana ini saya lakukan sebagai wujud nyata dalam aktivitas mencintai bumi. Walaupun sederhana, tetapi kesannya sangat bermakna sekali.
Pagi hari setelah anak-anak sarapan, saya mengajak mereka untuk membersihkan lingkungan sekitar rumah yaitu dengan membersihkan selokan, mencabut rumput liar dan merapikan tong sampah. Rumah kami yang terletak di bawah dan posisinya di sudut gang, menjadikan aliran saluran air sering kali tersumbat akibat sampah yang mengalir dari blok atas. Sehingga kami memasang kawat jaring pada sisi kanan rumah untuk menyaring sampah-sampah agar tidak menyumbat saluran pembuangan air ke jalan besar. Ketika hujan turun, aliran air meluap, membawa banyak sampah dan akan banyak sampah yang tersangkut di kawat jaring. Lalu kami akan membersihkan sampah tersebut dengan menggunakan garpu sampah.
Rumput liar juga tumbuh disekitar tepi jalan dan sela-sela pot tanaman, saya mengajak anak-anak untuk mencabut lalu memasukkan ke dalam pot tanaman sebagai media tanaman. Anak-anak sangat bersemangat, tidak merasa jijik ketika merapikan tong sampah dan memasukkan sampahnya ke dalam plastik hitam yang besar untuk mempermudah petugas kebersihan ketika akan mengambilnya dan juga menjaga agar sampah tidak berserakan.
Aktivitas selanjutnya adalah membawa bekal dari rumah untuk makan siang suami. Meskipun dengan menu yang sederhana, yaitu nasi, opor ayam, pisang dan rebusan ubi, namun suami tidak malu untuk membawanya ke tempat kerja. Selain untuk memastikan memakan makanan sehat serta, membawa bekal sendiri juga bisa menghemat pengeluaran serta dapat mengurangi sampah palstik karena tidak perlu membeli makanan dari luar yang dibungkus dengan wadah sekali pakai sehingga bisa termasuk dalam aktivitas yang ramah lingkungan.
Kamis, 10 Oktober 2024
Tabel Ceklis Cinta Bumi (Zona 7 hari ke-1)
Alhamdulillah ala kulli hal..
Rasa syukur yang tak terhingga, saya masih diberi kesempatan dan bersemangat mengikuti kelas bunda sayang # 9 sampai zona 7. Pada zona ini, tema yang diusung adalah "Cinta Bumi", merupakan pembahasan yang mengajarkan saya bagaimana cara sederhana untuk mewujudkan rasa cinta terhadap bumi.
Seperti yang kita ketahui, bumi adalah satu-satunya tempat di alam semesta yang menopang kehidupan. Di atas bumi dapat dijumpai berbagai macam ekosistem yang memberikan sumber daya alam dan lingkungan berkelanjutan bagi manusia dan seluruh makhluk hidup. Cinta pada bumi dapat diwujudkan dengan cara sederhana, seperti yang sudah saya tuliskan pada tabel diatas. Saya menuliskan 6 aktivitas yang insyaallah akan saya praktekan pada zona 7 ini, dan berharap akan menjadi kebiasaan rutin yang berkepanjangan sekaligus menjadi teladan anak-anak agar mengikuti jejak dalam mencintai bumi Allah SWT ini. Aktivitas tersebut diantaranya adalah:
- Mengurangi penggunaan plastik : sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang memberikan ancaman serius terhadap lingkungan karena jumlahnya cenderung semakin besar, serta proses penguraian yang memerlukan waktu lama. Tindakan yang akan dilakukan yaitu membawa tas belanja, membawa bekal, membawa botol minum, serta tidak lagi menggunakan sedotan atau sendok plastik.
- Menerapkan prinsip 3R (Reuce, Reduce, Recycle) : cara efektif untuk mengelola sampah yang bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dan memanfaatkan kembali sampah yang dapat didaur ulang. Tindakan yang akan dilakukan seperti menggunakan kedua sisi kertas, mengurangi penggunaan tisu, menggunakan menspad, menggunakan kertas bekas (koran/leaflet) untuk kerajinan, belanja barang bekas (buku), perbaiki apa apa yang ada dan mendaur ulang sampah (mengompos, ecobrik, ber-DIY)
- Memilah sampah sesuai jenisnya : mengelompokkan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan 3 tong sampah yang berbeda yaitu untuk sampah rumah tangga, sampah kertas dan sampah plastik. Memilah sampah dapat mengurangi pencemaran udara, jika tidak dipilah sampah akan menumpuk di TPA dan menjadi masalah lingkungan.
- Menjaga lingkungan hidup : memelihara kelangsungan lingkungan hidup dengan menjaga kebersihan dan memanfaatkan lingkungan secara bijak agar keseimbangan tetap terjaga. Tindakan yang dilakukan adalah dengan merawat atau menanam bunga di sekitar rumah, tidak membuang minyak bekas di selokan, membersihkan lingkungan sekitar.
- Menghemat energi (Listrik & air) : menggunakan lebih sedikit energi dengan meminimalkan kebutuhan yang membutuhkan listrik dan penggunaan air. Tindakan yang akan dilakukan yaitu, mencuci pakaian dalam dengan tangan, tidak mandi terlalu lama, matikan stopkontak jika tidak dipakai, cabut kabel komputer, kipas atau tv, atur lemari es diposisi 3 derajat celcius, pasang alat volt meter dan ampere meter untuk memonitoring penggunaan daya listrik, pasang saklar senja untuk menyalakan lampu secara otomatis.
- Menggunakan transportasi umum : penggunaan transportasi umum untuk membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi polusi udara dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Tindakan yang akan dilakukan yaitu, menggunakan angkutan umum (Bimbar) dan naik bus transbatam.
Selasa, 01 Oktober 2024
Cerdas Berbelanja (Zona 6 hari ke-14)
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT akhirnya sampai juga di tantangan hari terakhir. Aamiin Ya Robbal'alamin.
"Mo..ada surat dari oom Indomaret" teriakan si bungsu dari depan rumah. Saya kira surat apa, ohh ternyata katalog terbaru periode bulan Oktober 2024. Tinggal di belakang ruko Indomaret ada plus minus tersendiri. Plus nya akses belanja barang ketika mendesak (bukan kebutuhan lauk dan sayur) menjadi lebih dekat. Tinggal berjalan memutar sudah sampai. Minus nya kalau anak-anak minta jajan, tidak cukup hanya membawa uang lima ribu pasti kurang (rencanya kegiatan belanjanya sore) 😃
Katalog yang disebarkan menjadi kegiatan untuk menstimulus keterampilan literasi numerasi Baraka. Di dalam katalog ada berbagai promo atau potongan harga untuk barang tertentu. Di dalamnya juga terdapat gambar barang, angka sebagai petunjuk harga, serta tulisan yang menjelaskan nama barang. Melalui hal ini, Baraka belajar untuk membandingkan barang mana yang harganya lebih mahal dan lebih murah. Serta menyebutkan huruf yang membentuk nama sebuah barang. Dari sekian banyak barang pada katalog, saya menyuruh Baraka untuk memilih 3 barang yang dia butuhkan. Baraka memilih susu rasa strawberi, roti keju dan sosis dengan alasan enakkkk dan dia suka. Saya juga memberikan uang dengan nominal lima ribu rupiah, dan meminta Baraka untuk mencari barang apa yang harganya lima ribu. Ternyata hanya teh pucuk dan teh botol.
Melalui kegiatan ini, semoga Baraka mempunyai gambaran dan kemampuan untuk cerdas dalam berbelanja dan cermat dalam mengelola uang di masa mendatang. Baraka juga bisa memilih produk yang dia butuhkan dan memilih produk sesuai uang yang saya berikan. Dengan ini, Baraka berlatih menimbang antara dana yang dia punya, dengan barang yang dia butuhkan. Bahkan ketika mengingingkan membeli sesuatu , dia akan bertanya " Ini harganya berapa? Uang mamo banyak tidak? Uang mamo cukup tidak? 😉
Terima kasih,
Novia Hantriyati_IP Batam
#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#KeterampilanLiterasidanNumerasi
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP4ID2024
Menebalkan Huruf (Zona 6 hari ke-13)
#BundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#KeterampilanLiterasidanNumerasi
#SinergiWujudkanAksi
#IbuProfesional
#IP4ID2024
Bunda Mendongeng Hari 14_Makanan Kesukaan Bo
Alhamdulillah hirobbil alamin, Sampai juga pada tantangan hari empat belas. Cerita dongeng hari ini menceritakan tentang makanan kesukaan ...
-
Hampir 1 minggu lebih saya berada di kampung halaman tepatnya di kota Solo. Tugas yang diberikan pada zona 2 dengan tema komunikasi produkti...
-
Tantangan hari ketiga masih berdiskusi dan menentukan 30 aktivitas stimulasi. Arus diskusi dikelompok 3 deras sekali terjadi sejak kemarin ...
-
Aktivitas bermain di hari ke-12 ini adalah membuat sate buah. Aktivitas ini sangat menarik dan edukatif dengan tujuan menanamkan kebiasaan...